0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Harga dari Distributor Naik, Haruskah Harga Jual Ikut Naik?

Salah satu situasi yang cukup membuat pemilik toko berpikir adalah ketika distributor memberi kabar bahwa harga produk akan naik.

Masalahnya, harga jual sudah terlanjur dikenal pelanggan.

Kalau harga dinaikkan, takut pelanggan keberatan.

Kalau harga tetap, margin keuntungan bisa semakin tipis.

Lalu, apa yang sebaiknya dilakukan?

Jawabannya bukan selalu menaikkan harga jual secara langsung.

Ada beberapa hal yang perlu diperiksa terlebih dahulu agar keputusan yang diambil tetap aman untuk bisnis.

Jangan Langsung Mengubah Harga Jual

Ketika harga beli naik, reaksi pertama biasanya adalah menaikkan harga jual.

Padahal, kenaikan harga dari distributor tidak selalu harus langsung diteruskan seluruhnya kepada pelanggan.

Lihat terlebih dahulu seberapa besar kenaikannya dan seberapa besar pengaruhnya terhadap margin.

Jika kenaikannya kecil, mungkin masih ada ruang untuk menyesuaikan keuntungan tanpa mengubah harga jual secara drastis.

Namun jika kenaikannya cukup besar, tentu perlu ada penyesuaian.

Hitung Ulang Margin Setiap Produk

Jangan hanya melihat selisih harga beli dan harga jual.

Hitung kembali keuntungan setelah harga dari distributor berubah.

Misalnya sebelumnya sebuah produk dibeli dengan harga Rp50.000 dan dijual Rp65.000.

Kemudian harga beli naik menjadi Rp55.000.

Jika harga jual tetap Rp65.000, keuntungan per produk otomatis berkurang.

Jika kondisi ini terjadi pada produk yang terjual ratusan kali dalam sebulan, dampaknya terhadap keuntungan bisa cukup besar.

Karena itu, perubahan kecil pada harga beli tetap perlu diperhatikan.

Tidak Semua Produk Harus Naik dengan Jumlah yang Sama

Ini salah satu hal yang sering dilupakan.

Ketika biaya pembelian meningkat, bukan berarti semua produk harus mengalami kenaikan harga dengan persentase yang sama.

Produk yang sangat sensitif terhadap harga mungkin perlu dipertahankan agar tetap kompetitif.

Sementara produk dengan permintaan yang lebih stabil mungkin memiliki ruang penyesuaian harga yang lebih besar.

Dengan pendekatan ini, toko tidak perlu membuat perubahan harga secara membabi buta.

Perhatikan Harga di Pasaran

Sebelum menaikkan harga, lihat juga kondisi pasar.

Cari tahu berapa harga produk yang sama atau produk sejenis di toko lain.

Jika harga Anda sudah jauh lebih tinggi daripada kompetitor, pelanggan mungkin mulai mencari alternatif.

Namun jika harga pasar secara umum juga mengalami kenaikan, pelanggan biasanya lebih mudah menerima perubahan tersebut.

Artinya, keputusan harga sebaiknya tidak dibuat hanya berdasarkan kondisi toko sendiri.

Komunikasikan Perubahan dengan Baik

Jika harga memang harus naik, cara menyampaikannya juga penting.

Tidak perlu memberikan penjelasan yang terlalu panjang.

Sampaikan dengan sederhana bahwa terdapat perubahan harga dari pemasok atau distributor.

Pelanggan cenderung lebih mudah menerima perubahan jika informasinya jelas dan tidak terasa seperti kenaikan yang tiba-tiba tanpa alasan.

Yang penting, jangan membuat pelanggan merasa sedang dibebani tanpa penjelasan.

Gunakan Strategi Bundling

Jika menaikkan harga produk secara langsung terasa berisiko, bundling bisa menjadi alternatif.

Misalnya satu produk mengalami kenaikan harga.

Daripada hanya menaikkan harga satuan, toko dapat membuat paket dengan produk pendamping yang masih relevan.

Contohnya:

Kurma + Madu

atau

Kurma + Kacang Arab + Packaging

Pelanggan mendapatkan pilihan yang lebih lengkap, sementara toko memiliki ruang untuk mengatur margin secara keseluruhan.

Manfaatkan Stok Lama

Jangan lupa melihat stok yang masih tersedia.

Jika toko masih memiliki stok yang dibeli dengan harga lama, jangan buru-buru menganggap semua barang harus mengikuti harga baru.

Stok lama dapat menjadi kesempatan untuk menjaga harga tetap kompetitif dalam periode tertentu.

Namun setelah stok lama habis, harga jual dapat disesuaikan berdasarkan harga pembelian terbaru.

Cara ini juga dapat membuat transisi harga terasa lebih alami.

Jangan Mengorbankan Margin Terlalu Lama

Menjaga harga agar pelanggan tetap nyaman memang penting.

Tetapi jangan sampai dilakukan terlalu lama hingga keuntungan toko terus tergerus.

Jika harga beli sudah naik berkali-kali tetapi harga jual tidak pernah berubah, bisnis akhirnya harus menanggung selisih tersebut.

Omzet mungkin tetap terlihat bagus.

Namun keuntungan sebenarnya semakin kecil.

Karena itu, harga perlu dievaluasi secara berkala.

Diskusikan dengan Distributor

Ketika mendapatkan informasi mengenai kenaikan harga, jangan hanya menerima angka akhirnya.

Tanyakan juga apakah kenaikan tersebut berlaku untuk semua ukuran atau varian.

Tanyakan kapan harga baru mulai berlaku.

Periksa apakah ada program pembelian tertentu yang masih tersedia.

Dan jika memungkinkan, lakukan perencanaan pembelian untuk menghindari kekurangan stok ketika terjadi perubahan harga.

Komunikasi yang baik dengan distributor dapat membantu toko membuat keputusan dengan lebih tenang.

Jadikan Perubahan Harga sebagai Bahan Evaluasi

Kenaikan harga dari distributor sebenarnya bisa menjadi kesempatan untuk mengevaluasi produk.

Lihat kembali:

  • Produk mana yang marginnya masih sehat.
  • Produk mana yang sangat sensitif terhadap perubahan harga.
  • Produk mana yang penjualannya tetap stabil meskipun harga berubah.
  • Produk mana yang mulai sulit bersaing.
  • Produk mana yang lebih baik dikurangi stoknya.

Dengan begitu, perubahan harga tidak hanya dianggap sebagai masalah.

Tetapi juga menjadi bahan untuk memperbaiki strategi produk.

Jangan Sampai Pelanggan Hanya Mengenal Toko dari Harganya

Jika pelanggan datang hanya karena harga paling murah, mereka akan mudah berpindah ketika menemukan harga yang lebih rendah di tempat lain.

Karena itu, toko juga perlu membangun nilai lain.

Pelayanan yang baik.

Produk yang lengkap.

Stok yang tersedia.

Kemudahan berbelanja.

Informasi produk yang jelas.

Dan pengalaman yang membuat pelanggan merasa nyaman.

Semakin banyak alasan pelanggan memilih toko Anda, semakin kecil ketergantungan bisnis hanya pada harga.

Kesimpulan

Kenaikan harga dari distributor memang dapat memengaruhi keuntungan toko.

Namun keputusan untuk menaikkan harga jual sebaiknya tidak dilakukan secara terburu-buru.

Hitung kembali margin, lihat kondisi pasar, perhatikan stok lama, pertimbangkan bundling, dan komunikasikan perubahan kepada pelanggan dengan baik.

Yang paling penting, jangan hanya mengejar harga jual yang terlihat kompetitif.

Pastikan harga tersebut masih memberikan keuntungan yang sehat bagi bisnis.

Karena dalam bisnis retail, mempertahankan pelanggan memang penting.

Tetapi mempertahankan bisnis agar tetap menguntungkan juga sama pentingnya.

Chat CS Kami