0 items in your shopping cart

No products in the cart.

Manajemen Stok Tag Archives

Kenapa Ada Produk yang Selalu Dicari, Tapi Jarang Dibeli Banyak Sekaligus?

Jika Anda memiliki toko atau sedang menjalankan usaha, mungkin Anda pernah memperhatikan satu hal. Ada produk yang hampir setiap hari dicari pelanggan. Namun anehnya, mereka hanya membeli satu atau dua saja. Jarang ada yang membeli dalam jumlah besar. Di sisi lain, ada produk yang tidak terlalu sering dicari, tetapi sekali membeli, pelanggan langsung mengambil banyak. Mengapa hal ini bisa terjadi? Memahami kebiasaan pelanggan seperti ini…

Read more

Mengapa Toko yang Terlihat Ramai Belum Tentu Memiliki Bisnis yang Sehat?

Saat melewati sebuah toko yang dipenuhi pelanggan, kebanyakan orang akan langsung berpikir bahwa bisnis tersebut pasti sukses. Parkiran penuh. Pelanggan datang silih berganti. Kasir tidak pernah sepi. Sekilas, semua terlihat sempurna. Namun dalam dunia usaha, keramaian belum tentu mencerminkan kondisi bisnis yang sebenarnya. Ada toko yang terlihat sangat sibuk setiap hari, tetapi kesulitan membayar supplier. Ada yang mencatat penjualan tinggi, tetapi keuntungan yang diperoleh sangat…

Read more

Jangan Sampai Gudang Penuh, Tapi Keuntungan Tetap Kecil

Banyak pelaku usaha merasa tenang ketika melihat gudang mereka penuh dengan barang. Rak terlihat lengkap. Stok tersedia. Produk tersusun rapi. Sekilas, kondisi seperti ini memang terlihat baik. Namun dalam dunia bisnis, gudang yang penuh belum tentu menjadi kabar baik. Bahkan, tidak sedikit bisnis yang mengalami kesulitan berkembang justru karena terlalu banyak menyimpan stok yang belum tentu dibutuhkan pasar. Lalu, bagaimana cara mengetahui apakah stok yang…

Read more

Mengapa Cashflow Lebih Penting daripada Omzet? Pelajaran yang Sering Terlambat Disadari Pelaku Usaha

Banyak pelaku usaha memiliki target yang sama setiap awal bulan: meningkatkan omzet. Semakin besar angka penjualan, semakin sukses bisnis dianggap berjalan. Tidak sedikit yang menjadikan omzet sebagai ukuran utama keberhasilan. Ketika laporan penjualan menunjukkan angka yang terus naik, rasa optimis pun ikut meningkat. Namun kenyataannya, banyak bisnis dengan omzet besar justru mengalami kesulitan keuangan. Ada yang terlambat membayar supplier. Ada yang kesulitan membeli stok baru….

Read more

Mengapa Banyak Bisnis Gagal Berkembang Karena Salah Mengelola Modal?

Setiap pelaku usaha tentu ingin melihat bisnisnya terus bertumbuh. Penjualan meningkat, pelanggan bertambah, dan keuntungan semakin besar dari waktu ke waktu. Namun dalam praktiknya, banyak bisnis yang justru berhenti berkembang bukan karena produknya kurang bagus atau peminatnya sedikit. Masalahnya sering kali berada pada cara mengelola modal. Tidak sedikit pemilik usaha yang merasa omzet terus naik, tetapi uang di rekening tidak pernah bertambah. Barang di gudang…

Read more

Kenapa Ada Produk yang Cepat Laku Tapi Tidak Selalu Menguntungkan?

Banyak pelaku usaha memiliki satu keyakinan yang hampir tidak pernah dipertanyakan: “Kalau produknya laris, pasti menguntungkan.” Sekilas, pemikiran tersebut memang terdengar masuk akal. Semakin banyak barang terjual, semakin besar pemasukan yang diterima. Namun dalam praktik bisnis, kenyataannya tidak selalu sesederhana itu. Tidak sedikit toko yang ramai setiap hari, pesanan terus masuk, dan stok terus berputar, tetapi keuntungan yang diperoleh ternyata tidak sebesar yang dibayangkan. Bahkan…

Read more

Cara Menentukan Produk yang Layak Distok dalam Jumlah Besar

Salah satu kesalahan yang paling sering dilakukan pelaku usaha adalah membeli stok dalam jumlah besar hanya karena produk tersebut sedang ramai dibicarakan atau terlihat laris di pasaran. Padahal, produk yang ramai belum tentu menghasilkan keuntungan yang optimal. Tidak sedikit pemilik toko yang akhirnya menghadapi masalah stok menumpuk, modal tertahan, hingga arus kas yang terganggu karena salah mengambil keputusan saat melakukan pembelian. Bagi reseller, pemilik toko…

Read more

Kesalahan yang Sering Dilakukan Reseller Setelah Musim Ramai Berakhir

Momen seperti Ramadan, musim haji, Idul Fitri, atau Idul Adha biasanya membawa peningkatan penjualan yang cukup signifikan bagi banyak reseller. Namun setelah periode ramai berakhir, kondisi pasar biasanya kembali normal. Di fase inilah banyak reseller melakukan kesalahan yang justru berdampak pada penjualan beberapa bulan berikutnya. Padahal, masa setelah musim ramai sebenarnya bisa menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat fondasi bisnis. Lalu, apa saja kesalahan yang…

Read more
Chat CS Kami