Momen seperti Ramadan, musim haji, Idul Fitri, atau Idul Adha biasanya membawa peningkatan penjualan yang cukup signifikan bagi banyak reseller. Namun setelah periode ramai berakhir, kondisi pasar biasanya kembali normal. Di fase inilah banyak reseller melakukan kesalahan yang justru berdampak pada penjualan beberapa bulan berikutnya. Padahal, masa setelah musim ramai sebenarnya bisa menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat fondasi bisnis. Lalu, apa saja kesalahan yang…
Read more
Kalau diperhatikan,banyak toko oleh-oleh haji dan umroh sebenarnya menjual produk yang hampir sama. Kurma ada.Tasbih ada.Snack Timur Tengah ada.Produk herbal juga ada. Tetapi dalam praktiknya,hasil perkembangan tiap toko bisa sangat berbeda. Ada yang: sementara sebagian lainnya berjalan lebih lambat. Padahal produknya mirip. Lalu apa sebenarnya yang membedakan? Produk Boleh Sama, Tetapi Pengalaman Belanja Berbeda Salah satu faktor yang sering tidak disadari adalah pengalaman belanja pelanggan….
Read more
Dalam bisnis oleh-oleh haji dan umroh, banyak reseller awalnya hanya fokus pada harga. Padahal setelah usaha mulai berjalan,tantangan sebenarnya bukan hanya soal mencari barang murah. Tetapi: Karena itulah, banyak reseller akhirnya lebih memilih supplier yang lengkap dalam satu tempat. Belanja ke Banyak Tempat Membuat Operasional Lebih Rumit Ini cukup sering terjadi. Kurma ambil di supplier A,snack di supplier B,packaging di tempat lain,produk herbal harus cari…
Read more
Dalam bisnis oleh-oleh haji dan umroh, memilih produk yang tepat sangat berpengaruh terhadap perputaran usaha. Banyak reseller pemula terlalu fokus mencari produk yang “terlihat bagus”,padahal yang lebih penting adalah: produk yang cepat bergerak dan mudah dijual kembali. Karena di tahap awal, perputaran modal jauh lebih penting dibanding stok yang terlalu besar. Itulah sebabnya memahami produk fast moving bisa membantu bisnis berkembang lebih stabil. Kenapa Produk…
Read more
Salah satu tantangan yang paling sering dialami pelaku usaha oleh-oleh haji dan umroh adalah stok yang terlalu lama tersimpan. Di awal usaha, hal ini cukup sering terjadi.Semangat ingin menyediakan banyak pilihan justru membuat barang menumpuk dan modal tertahan. Padahal dalam bisnis retail, terutama oleh-oleh haji dan umroh, yang paling penting bukan banyaknya stok, tetapi bagaimana barang bisa terus berputar. Karena itu, pengelolaan stok perlu diperhatikan…
Read more
Setelah memahami produk apa saja yang cocok untuk dijual, langkah berikutnya yang tidak kalah penting adalah memilih supplier. Di tahap ini, banyak pelaku usaha mulai mengalami kendala.Bukan karena produknya sulit dijual, tetapi karena supplier yang dipilih tidak mendukung perkembangan bisnis. Yang sering terjadi: Akibatnya, operasional menjadi tidak efisien dan sulit berkembang. Karena itu, memilih supplier bukan sekadar mencari yang murah,tetapi mencari yang bisa mendukung bisnis…
Read more
Memulai bisnis oleh-oleh haji dan umroh tidak harus langsung besar. Banyak usaha yang justru berkembang dari skala kecil, karena lebih mudah dikontrol—baik dari sisi modal, stok, maupun penyesuaian dengan pasar. Namun di lapangan, cukup sering terjadi kesalahan di awal.Ada yang langsung mengambil stok dalam jumlah banyak, atau memilih produk yang belum tentu sesuai dengan kebutuhan pembeli. Akibatnya, barang tidak cepat terjual dan modal justru tertahan….
Read more
Dalam bisnis oleh-oleh haji dan umroh, memilih supplier bukan sekadar soal harga.Yang jauh lebih menentukan adalah kelengkapan produk, kestabilan stok, dan kemudahan sistem pembelian. Banyak pelaku usaha—terutama reseller—mengalami kendala karena supplier yang dipilih tidak benar-benar lengkap. Akibatnya, harus belanja ke banyak tempat, biaya membengkak, dan operasional jadi tidak efisien. Lalu, seperti apa sebenarnya supplier oleh-oleh haji yang bisa disebut “lengkap”? 1. Kurma dari Berbagai Varian…
Read more
Memulai bisnis oleh-oleh haji dan umroh tidak harus langsung besar. Justru, banyak toko kecil yang berkembang lebih cepat karena: Masalahnya, banyak pelaku usaha salah langkah di awal:stok terlalu banyak, atau memilih produk yang kurang tepat. Padahal kunci utamanya bukan di jumlah barang,melainkan di memilih produk yang cepat berputar dan sesuai target pasar. 1. Kurma (Mulai dari yang Paling Mudah Dijual) Kurma adalah produk utama dalam…
Read more
Banyak pelaku usaha oleh-oleh haji dan umroh fokus pada apa yang dijual,tapi sering melewatkan satu hal yang sama pentingnya: kapan harus stok barang. Padahal dalam bisnis ini, timing sangat menentukan: Jadi, kapan sebenarnya waktu terbaik? Memahami Pola Permintaan (Bukan Musiman Saja) Banyak yang mengira bisnis ini hanya ramai saat musim haji. Padahal faktanya: Artinya: Permintaan selalu ada, hanya intensitasnya yang berubah. 1. 2–3 Bulan Sebelum…
Read more