Banyak pemilik toko dan reseller berpikir bahwa cara terbaik untuk meningkatkan omzet adalah dengan mencari lebih banyak pelanggan. Padahal dalam praktiknya, ada cara lain yang sering kali lebih mudah dilakukan. Yaitu meningkatkan nilai transaksi dari pelanggan yang sudah ada. Karena pada dasarnya, pelanggan yang sudah datang ke toko adalah peluang yang sangat berharga. Jika sebelumnya satu pelanggan hanya berbelanja Rp50.000, lalu meningkat menjadi Rp75.000 atau…
Read more
Pernahkah Anda datang ke sebuah toko dengan niat membeli satu produk saja, tetapi akhirnya pulang membawa beberapa produk lain? Misalnya awalnya hanya ingin membeli kurma. Namun setelah melihat-lihat, Anda juga membeli: Fenomena seperti ini sebenarnya sangat umum dalam dunia retail. Bahkan banyak transaksi tambahan yang terjadi bukan karena direncanakan sejak awal. Lalu mengapa hal ini bisa terjadi? Tidak Semua Pembelian Sudah Direncanakan Banyak orang datang…
Read more
Banyak reseller dan pemilik toko pernah mengalami situasi seperti ini. Ada produk yang sedang ramai dibicarakan. Teman sesama reseller mengatakan produknya cepat habis. Bahkan beberapa toko terlihat rutin melakukan restock. Namun ketika produk yang sama dijual di toko sendiri, hasilnya tidak sesuai harapan. Penjualannya lambat. Minat pelanggan tidak terlalu tinggi. Padahal: Lalu kenapa hal seperti ini bisa terjadi? Ternyata keberhasilan sebuah produk tidak hanya ditentukan…
Read more
Banyak orang menilai keberhasilan sebuah toko dari seberapa ramai pengunjung yang datang. Semakin banyak pelanggan yang terlihat berbelanja, semakin sukses pula toko tersebut di mata banyak orang. Sekilas memang masuk akal. Namun dalam dunia bisnis, keramaian dan keuntungan tidak selalu berjalan beriringan. Ada toko yang terlihat sangat ramai setiap hari, tetapi keuntungan yang diperoleh tidak sebesar yang dibayangkan. Sebaliknya, ada juga toko yang terlihat biasa…
Read more
Dalam bisnis apa pun, mendapatkan pelanggan baru tentu penting. Namun banyak pemilik toko sering lupa bahwa pertumbuhan bisnis yang stabil justru sering datang dari pelanggan yang kembali membeli. Coba perhatikan. Ada pelanggan yang: Tetapi ada juga pelanggan yang: Lalu apa yang membuat perbedaannya? Ternyata bukan hanya soal harga. Repeat Customer Lebih Berharga daripada yang Banyak Orang Kira Banyak pemilik usaha fokus mencari pelanggan baru setiap…
Read more
Memulai bisnis oleh-oleh haji dan umroh tidak harus langsung besar. Banyak usaha yang justru berkembang dari skala kecil, karena lebih mudah dikontrol—baik dari sisi modal, stok, maupun penyesuaian dengan pasar. Namun di lapangan, cukup sering terjadi kesalahan di awal.Ada yang langsung mengambil stok dalam jumlah banyak, atau memilih produk yang belum tentu sesuai dengan kebutuhan pembeli. Akibatnya, barang tidak cepat terjual dan modal justru tertahan….
Read more
Memulai bisnis oleh-oleh haji dan umroh tidak harus langsung besar. Justru, banyak toko kecil yang berkembang lebih cepat karena: Masalahnya, banyak pelaku usaha salah langkah di awal:stok terlalu banyak, atau memilih produk yang kurang tepat. Padahal kunci utamanya bukan di jumlah barang,melainkan di memilih produk yang cepat berputar dan sesuai target pasar. 1. Kurma (Mulai dari yang Paling Mudah Dijual) Kurma adalah produk utama dalam…
Read more