Banyak pelaku usaha menganggap bahwa kurma adalah produk musiman yang hanya laku selama bulan Ramadan. Ketika Ramadan berakhir, sebagian toko bahkan mulai mengurangi stok karena khawatir permintaan akan turun drastis. Namun dalam praktik bisnis, pasar kurma tidak sepenuhnya berhenti setelah Ramadan. Bagi reseller, toko oleh-oleh, hingga pelaku UMKM, kurma masih memiliki peluang penjualan yang cukup stabil jika dipasarkan dengan strategi yang tepat. Memahami pola permintaan…
Read more
Banyak pelaku usaha mengira bahwa penjualan kurma hanya ramai selama bulan Ramadan. Padahal faktanya, setelah Ramadan dan menjelang Idul Fitri bahkan beberapa bulan setelahnya, kurma masih memiliki pasar yang cukup stabil. Bagi reseller, toko oleh-oleh, hingga pemilik usaha hampers, kurma tetap menjadi produk yang layak dijual karena masih memiliki permintaan yang konsisten. Bagi pelaku bisnis B2B, memahami jenis kurma yang masih diminati setelah puasa dapat…
Read more
Banyak pelaku usaha melakukan kesalahan yang sama setiap tahun: setelah Ramadan selesai, stok kurma langsung dikurangi drastis. Padahal, menjelang Lebaran hingga beberapa minggu setelahnya, permintaan masih bergerak. Kurma tidak berhenti menjadi kebutuhan hanya karena bulan puasa berakhir. Pola konsumsi memang berubah, tetapi tidak hilang. Bagi toko, reseller, dan distributor, fase ini adalah masa transisi — bukan masa sepi. Pola Permintaan Kurma Setelah Ramadan 1. Pembelian…
Read more